Menurut LaNyalla, Indonesia juga memiliki sumber daya manusia yang banyak dan potensial. Dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020 generasi Z sebanyak 27,94 persen dan generasi milenial sebanyak 25,87 persen.
"Usia ini merupakan usia produktif yang dapat menjadi peluang mempercepat pertumbuhan ekonomi. Sehingga potensi ini harus benar-benar diarahkan dengan tepat," katanya.
Meski begitu, dalam teknologi digital, LaNyalla meminta Pemerintah menyiapkan infrastruktur agar potensi besar anak muda Indonesia tersalurkan dengan baik. "Infrastruktur digital teknologi memang harus dibangun secara merata dan meluas. Tidak hanya di barat Indonesia tapi juga menyeluruh ke kawasan timur. Agar kita menjadi pemain dan menjadi bagian penting dari masa depan dunia," lanjutnya.
KTT Youth 20 merupakan wadah bagi pemimpin muda masa depan dari seluruh negara anggota G20 untuk berdiskusi dan bertukar ide hingga mencapai kesepakatan bersama terkait agenda Presidensi G20. Indonesia resmi menjadi tuan rumah KTT Youth 20 pada 2022 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Bandung pada Juli mendatang.
(Arief Setyadi )