"Sejak SMA harus diwajibkan kurikulum pembelajaran politik secara utuh. Kurikulum ini dapat membuat mereka memahami dan belajar konteks politik nasional dan luar negeri," tutur Boyke Novrizon.
Ia mengungkapkan dengan ketertarikan generasi muda pada dunia politik sejak dini maka nantinya saat menjadi mahasiswa mereka dapat semakin berkontribusi positif terhadap dunia politik dan pergerakan mahasiswa.
"Apabila e-sport yang tadinya disebut game biasa sekarang sudah masuk kurikulum, maka politik juga sudah selayaknya masuk dalam kurikulum pendidikan," pungkas Boyke Novrizon.
(Khafid Mardiyansyah)