JAKARTA- Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul menanggapi isu sinyal endorse Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Bambang Pacul mengakui Jokowi memang lebih nyambung dengan Prabowo Subianto. Dalam acara 'Political Show: Teka-teki Capres Pilihan Jokowi' yang disiarkan sebuah stasiun televisi swasta seperti dikutip Kamis (11/8/2022), Bambang Pacul mengaku mengenal Jokowi dengan baik meski terkadang tebakannya ada yang keliru. Pacul menyebut tebakannya soal Jokowi lebih banyak benarnya.
Bambang Pacul lalu memberi pengibaratan gambaran kedekatan Jokowi dan Prabowo dengan gerakan menempelkan 10 jarinya. Gerakan pertama jari-jari Pacul hanya menempel di ujung kuku, gerakan kedua 10 jari Pacul menempel erat satu sama lain.
"Kalau misalnya, Pak Jokowi deket nggak sama Pak Prabowo? One hundred percent deket. Nyambung nggak perasaannya? Kalau nyambung itu begini (gerakan jari pertama) nyambung , begini (gerakan jari kedua) juga nyambung. Kalau Pak Prabowo di tingkat begini (gerakan jari pertama) atau begini (gerakan jari kedua)? Begini bos (gerakan jari kedua. Nyambung (banget)" kata Pacul.
BACA JUGA:Survei IPS: Elektabilitas Prabowo Tembus 30%
Pacul yang hadir bersama Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani hingga Ketum Projo Budi Arie kemudian ditanyakan apakah Jokowi lebih nyambung dengan Prabowo atau Ganjar. Menurut Pacul, Jokowi lebih nyambung dengan Prabowo.
"Kalau itu ukurannya kalau dengan Ganjar ini itu susah disambung. Disambung perasaannya susah disambung. Tanyakan kepada kita semua, apakah ada yang secara begini deket (banget) sama beliau? Nggak. Ada karakter yang gampang nyambung, gampang nggak nyambung," kata Pacul.