Edy mengatakan, video analisis akan di olah terlebih dahulu selama 1x24 jam sebelum diketahui kronologi kejadian lebih jelas.
"Untuk sementara, dari hasil pengambilan video ini nanti akan kita olah dulu melalui aplikasi baru nanti kelihatan oh nanti seperti ini kronologinya, seperti itu. Paling cepat 1x24 jam," ucapnya.
Lebih lanjut, Edy mengatakan, video analisis juga dijadikan bahan pendukung saat pelaksanaan persidangan. "Ini sebagai bahan pendukung, saat pelaksanaan sidang pengadilan. Nanti akan menggambarkan kronologi daripada kecelakaan lalu-lintas tersebut," tuturnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengucapkan duka cita atas insiden kecelakaan maut truk trailer di Bekasi.
"Jadi saya baru baca mohon maaf seharian disini (agenda U20). Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas kecelakaan ini kesekian kali pada kendaraan-kendaraan besar yang mengakibatkan kecelakaan dan fatal pada 10 warga Jawa Barat khususnya di Kota Bekasi," kata Kang Emil kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu 31 Agustus.
Sebagaimana diketahui, truk kontainer tabrak tiang listrik di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi. Para korban telah dievakuasi ke RSUD dan Rumah Sakit Ananda Bekasi.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Latif Usman mengatakan, dalam peristiwa tersebut sebanyak 30 orang menjadi korban. Dari 30 yang menjadi korban, 20 di antaranya siswa SDN Kota Baru II dan III Bekasi Barat yang hendak pulang sekolah dan tujuh di antaranya tewas.
(Arief Setyadi )