Video Warga Terjebak dalam Gedung Saat Gempa karena Lockdown Covid-19 Picu Kemarahan Publik

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 07 September 2022 18:05 WIB
Kepanikan warga di pintu depan apartemen saat gempa di Chengdu, China. (Foto: Douyin)
Share :

BEIJING - Sejumlah rekaman video yang menunjukkan warga tak bisa keluar dari kompleks bangunan saat gempa melanda kota Chengdu, China, telah memicu kemarahan dan ketidakpercayaan publik.

Sejumlah orang di Chengdu mengatakan, mereka diminta untuk tetap tinggal di dalam gedung meskipun terjadi gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,6 yang menewaskan setidaknya 74 orang. Mereka yang berusaha menyelamatkan diri mengaku terjebak karena pintu keluar ditutup menyusul kebijakan karantina wilayah (lockdown) Covid yang ketat oleh pemerintah China.

Dalam penanganan virus corona, China menerapkan apa yang disebut kebijakan nol Covid-19. Artinya, pemerintah secara rutin memaksa kebijakan karantina wilayah pada masyarakat saat menemukan kasus baru.

Dalam sejumlah penerapannya, ketika terdapat satu orang yang terdeteksi positif Covid di apartemen, maka satu bangunan ini ditetapkan sebagai "area tertutup", warganya dilarang keluar rumah, baik mereka terjangkit virus atau tidak.

Video yang dibagikan di Douyin - media sosial di China yang menyerupai Tiktok - menunjukkan warga panik di balik pagar yang terkunci dan mereka berteriak untuk minta keluar.

Dalam rekaman lainnya, seorang pria mengumpat pada petugas keamanan, menggebrak-gebrak gerbang besi dan berusaha untuk membukanya. Ia berteriak "Cepat, buka gerbangnya, ini ada gempa!".

Namun, penjaga merespons dengan mengatakan: "Sudah berakhir, gempanya sudah berakhir."

Video lainnya diklaim berisi rekaman pengeras suara yang berseru: "Pulanglah! dan jangan berkumpul di sini. Ini hanya gempa bumi. Kami (di Sichuan) punya banyak pengalaman (ketika terjadi gempa bumi)."

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya