Mahfud mengatakan dia didatangi oleh sejumlah tokoh agama hingga tokoh adat usai mengumumkan daftar 10 kasus korupsi terbesar itu. Sejumlah pihak itu datang untuk mendesak agar memproses kasus korupsi di Papua.
"Saya mencatat setiap tokoh Papua datang ke sini apakah tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat, itu selalu tanya kenapa didiamkan, kapan pemerintah bertindak kok sudah keluarkan daftar 10 kok tidak ditindak," jelasnya.
(Qur'anul Hidayat)