JAKARTA – Bangsa Indonesia memperingati Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober setiap tahunnya. Dalam memaknai peringatan ini, Pemuda Perindo menekankan bahwa anak muda harus bisa menguasai teknologi dan inovasi, namun juga tidak boleh melupakan Pancasila sebagai jati diri bangsa.
“Kalau untuk sekarang bagi saya itu sumpah pemuda bukan yang seperti ke tahun lalu, kita, jiwa raga kita untuk berperang untuk pertarungan tapi untuk saat ini ke depan kita harus punya kreativitas inovasi,” kata Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Perindo Diska Resha Putra dalam Podcast Aksi Nyata yang bertajuk “Refleksi Sumpah Pemuda, Menciptakan Pemimpin Bangsa”, Minggu (30/10/2022).
Apalagi, Diska melanjutkan, saat ini memasuki era 5.0 di mana teknologi yang lebih utama bahkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia juga harus menguasai teknologi. Bagaimana kreativitas agar bisa jauh lebih ke depan. Karena banyak negara-negara lain juga ikut berlomba-lomba lebih maju dan berkembang.
Baca juga: Podcast Aksi Nyata: Pemuda Perindo Sebut Anak Muda Tak Cukup Hanya Bersuara
“Itu kalau saya sih sarankan kita harus harus lebih SDM kita lebih kita majukan,” ujarnya.
Namun, Diska mengingatkan kepada anak-anak muda agar jangan terlalu apatis terhadap orang sekitar, tapi jangan terlalu kolot agar jangan sampai ketinggalan zaman. Karena anak muda harus lebih kritis menerima perubahan-perubahan zaman, dan modernisasi teknologi.
Baca juga: Gelar Konsolidasi, DPW Perindo Sulteng Targetkan Raup Suara Terbanyak
“Pemerintah juga harus bantu juga mewadahi bagaimana kreativitas anak-anak muda biar bisa menciptakan sebuah inovasi yang terbaru untuk negara ini,” paparnya.
Menurut Diska, awareness atau kesadaran harus pupuk dari sejak dasar. Banyaknya anak-anak muda yang termakan hoaks karena mereka tidak memfilter atau menyaring informasi yang mereka terima. Apalagi sekarang ada media sosial (medsos), sehingga edukasi mengenai kemajuan teknologi sejak dini itu menjadi penting.