Menelisik Lebih dalam Fokus Pembaruan Muhammadiyah Pasca-Muktamar, Simak di Webinar Partai Perindo Besok

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 24 November 2022 14:14 WIB
Webinar Partai Perindo (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Muktamar Muhammadiyah dan Asyiyah ke-48 baru saja tuntas digelar di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah. Banyak agenda pembaruan yang sudah disiapkan di masa mendatang.

Menjadi pertanyaan apa saja prioritas pembaharuan dilakukan Muhammadiyah ke depan setelah kembali terpilihnya Haedar Nashir sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah masa jabatan 2022-2027 di Muktamar Muhammadiyah dan Asyiyah ke-48.

Lantas, seperti apa arah dari proses transformasi yang lebih dinamis dilakukan Muhammadiyah ke depan sebagai ormas Islam yang berkemajuan dalam berbagai aspek kehidupan.

Baca juga: Menanti Derap Langkah Berkemajuan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah

Untuk mengurai hal tersebut, Partai Perindo akan membahas lebih dalam dalam Webinar bertajuk 'Fokus Pembaruan Muhammadiyah Pasca Muktamar' yang akan digelar pada Jumat (25/11/2022) pukul 14.00 WIB.

Dalam webinar besok yang dipandu host Mega Latu, Partai Perindo akan menghadirkan tiga narasumber, yakni:

Baca juga: Kunjungi Posko Perindo Kabupaten Cianjur, Mahyudin Beri Semangat Kader Bantu Korban Gempa Meski Kantor Rusak

Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo sekaligus Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) Tuan Guru Bajang (TGB) Muhamad Zainul Majdi; Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Makmun Murod.

Bagi Anda yang ingin menambah wawasan terkait dengan isu yang diangkat, bisa mendaftarkan diri di link registrasi di webinar Partai Perindo: bit.ly/WebinarPerindoMuhammadiyahPascaMukhtamar.

Tak lupa ada tawaran menarik bagi peserta webinar Partai Perindo karena Anda bisa ikut ambil bagian mengikuti kuis untuk mendapatkan hadiah e-voucher belanja jutaan rupiah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya