Soal Perang Rusia-Ukraina, Mantan Kanselir Jerman Akui Tidak Miliki Kekuatan untuk Pengaruhi Putin

Susi Susanti, Jurnalis
Sabtu 26 November 2022 17:17 WIB
Presiden Rusia dan Mantan Kanselir Jerman (Foto: Irish Times)
Share :

JERMAN - Mantan Kanselir Jerman Angela Merkel membela kebijakannya terhadap Rusia sebelum invasi ke Ukraina pada Februari lalu, dengan mengatakan dia kehabisan kekuasaan untuk mempengaruhi Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dia mengatakan telah mencoba mengadakan pembicaraan Eropa dengan Presiden Rusia dan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada musim panas 2021.

"Tapi saya tidak memiliki kekuatan untuk mendapatkan apa yang saya inginkan," katanya kepada berita Spiegel.

Baca juga: Bertemu 17 Ibu Tentara Rusia di Medan Perang Ukraina, Putin Imbau Jangan Percaya Berita Palsu di Media

"Benar-benar semua orang tahu: di musim gugur dia akan pergi," lanjutnya.

Baca juga: Bertemu dengan 17 Ibu Tentara Rusia yang Meninggal di Medan Perang, Putin Berbagi Rasa Sedih dan Kehilangan

Setelah empat periode sebagai kanselir, Merkel meninggalkan jabatannya pada Desember pada tahun lalu. Dia melakukan kunjungan terakhir ke Moskow pada Agustus 2021, dan mengatakan kepada majalah berita Jerman bahwa perasaannya sangat jelas. Yakni ‘dalam hal politik kekuasaan, Anda sudah selesai.’

Dia menambahkan bahwa "untuk Putin, hanya kekuatan yang diperhitungkan".

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya