Kisah Wanita Muslim Arab Pertama yang Jadi Mayor di Militer Israel

Alfilya Tri Maulina, Jurnalis
Kamis 05 Januari 2023 18:14 WIB
Mayor Ella Waweya. (Foto: Zenger/JNS)
Share :

Pada saat itu Ella diundang untuk menghadiri konferensi media di selatan kota Eilat, sebuah peristiwa yang akan menjadi titik balik dalam perjalanan hidupnya.

Kepala juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan reporter veteran militer Israel, mengatakan Setelah seorang penonton berpendapat bahwa ultra-Ortodoks tidak boleh bertugas di militer. Hati Ella tergerak, dia mengangkat tangannya dan ketika dipanggil mengatakan bahwa pembicara harus malu pada dirinya sendiri, dan bahwa sebagai seorang Muslim dia sendiri berharap bisa bergabung dengan IDF.

“Tiba-tiba saya tidak mengerti mengapa semua orang berdiri dan bertepuk tangan untuk saya,” kata Ella saat itu. “Saya masih sangat muda dan lugu.”

Dua hari kemudian, Ella dipanggil untuk wawancara di kantor Juru Bicara IDF di Tel Aviv, dan tak lama kemudian dia diterima bekerja di kantor pers yang didambakan militer. Pada usia 24 tahun, wanita muda yang tidak mengetahui bahwa IDF memiliki posisi non-tempur atau bahwa Muslim bahkan dapat mendaftar menjadi tentara Israel mendapati dirinya berseragam.

Satu setengah tahun kemudian, setelah mendaftar di pelatihan perwira dan terpilih sebagai prajurit berprestasi yang akan dihormati oleh presiden. Pada saat itu Ella harus menyembunyikan pengabdiannya dari keluarganya ketika dia bergabung dengan militer.

Namun, setelah surat kabar Yediot Aharonot menyebut dirinya, Ella dari Qalansawe sebagai perintis wanita muda Arab di militer Israel, rahasia itu akhirnya terungkap.

Keluarga Ella mulanya terkejut dan menanggapi keputusan karier Ella dengan kemarahan. Namun, seiring waktu, mereka akhirnya mulai bisa menerimanya dan akhirnya hubungan Ella dengan keluarganya kembali membaik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya