BPBD DKI Jakarta: 256 Jiwa Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Masih Mengungsi

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis
Rabu 08 Maret 2023 07:49 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ratusan jiwa korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara masih mengungsi di tiga posko pengungsian pada Rabu (8/3/2023).

Menurut data BPBD DKI Jakarta hingga pukul 06.00 WIB, termasuk tambahan posko pengungsian yang dekat lokasi rumah penduduk, tercatat jumlah pengungsi saat ini sebanyak 256 jiwa.

"Rinciannya di Kantor PMI Jakarta Utara berkurang 15 jiwa sehingga menjadi 157 jiwa. RPTRA Rasella 19 jiwa, dan Posko Pengungsian RW 09 Kelurahan Rawa Badak Selatan berjumlah 80 jiwa," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji, Rabu (8/3/2023).

Isnawa menambahkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, hingga pukul 06.00 WIB, korban meninggal berjumlah 19 jiwa. Sedangkan, 35 jiwa sedang dalam penanganan tim medis di 9 rumah sakit.

Baca juga: Jasad Terbakar Sempurna, RS Polri Alami Kesulitan Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran Depo Pertamina

Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya melakukan penanganan terbaik bagi korban dan pengungsi bencana kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara, yang terjadi pada Jumat 3 Maret 2023 malam. Termasuk memastikan kondisi korban dan pengungsi mendapatkan kebutuhan dasarnya, seperti makanan dan pakaian melalui bantuan yang diberikan.

Baca juga: Cerita Pilu Korban Kebakaran Depo Pertamina: Rumah Utuh, tapi 3 Anggota Keluarga Tewas

“Bantuan yang disalurkan ini terdiri dari makanan, pakaian, dan obat-obatan. Bantuan ini akan terus diupayakan untuk disalurkan secara optimal dan kontinyu. Hal ini adalah upaya kami untuk memastikan kondisi korban dan pengungsi dapat memenuhi kebutuhan dasarnya,” ucapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya