Awal Ramadan NU dan Muhammadiyah Kemungkinan Sama, Idul Fitri Berbeda, Begini Penjelasan BRIN

Bachtiar Rojab, Jurnalis
Kamis 09 Maret 2023 20:25 WIB
Ilustrasi pemantauan hilal (Foto: Antara)
Share :

JAKARTA - Awal Ramadan 1444 H antara Nahdlatul Ulama (NU) dengan Muhammadiyah kemungkinan sama. Namun, berbeda untuk tanggal Hari Raya Idul Fitrinya.

Hal tersebut diungkapkan Peneliti Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin dalam laman resmi BRIN.

"Apabila saat Maghrib 22 Maret 2023 di Indonesia posisi bulan sudah memenuhi kriteria baru MABIMS, dengan tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat [3-6,4] (wilayah arsir hijau pada gambar atas) dan sudah memenuhi kriteria Wujudul Hilal [WH] (antara arsir putih pada gambar bawah). Jadi seragam versi [3-6,4] dan [WH] bahwa 1 Ramadhan 1444 pada 23 Maret 2023," ucapnya.

Thomas menjelaskan kesamaan dan perbedaan itu berdasarkan Kriteria Wujudul Hilal yang digunakan Muhammadiyah. Kemudian, Imkan Rukyat (visibilitas hilal) yang digunakan NU dan beberapa ormas lain.

"Penentuan awal bulan memerlukan kriteria agar bisa disepakati bersama. Rukyat memerlukan verifikasi kriteria untuk menghindari kemungkinan rukyat keliru," ujar Thomas.

Hisab, lanjut Thomas, tidak bisa menentukan masuknya awal bulan tanpa adanya kriteria. Sehingga kriteria menjadi dasar pembuatan kalender berbasis hisab yang dapat digunakan dalam prakiraan rukyat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya