Antropolog Nilai Pengobatan Ida Dayak Populer karena Orang Sudah Putus Asa

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Kamis 06 April 2023 09:57 WIB
Ida Dayak/Foto: Istimewa
Share :

Ditambah lagi, lanjut Martinus, pengobatan alternatif ini juga difasilitasi oleh TNI. "Orang lebih percaya lagi, orang akan terkesan nggak main-main Ibu Dayak ini sampai ada institusi yang mendukungnya," katanya.

Dalam sebuah unggahan, bahkan mantan Panglima TNI Andika Perkasa menyempatkan diri menyapa Ida Dayak saat sedang makan.

Martinus juga menilai minat masyarakat terhadap pengobatan alternatif bukan karena menolak pengobatan medis.

"Di Kalimantan, di pedalaman itu, orang kalau sakit enggak ke alternatif dulu. Beli obat dulu, pergi ke dokter, pergi ke rumah sakit. Nanti kalau sudah putus asa nanti kembali ke alternatif," katanya.

Kondisi ini, kata Martinus, umumnya juga berlaku untuk masyarakat di wilayah lainnya. Masyarakat yang frustasi penyakitnya tak kunjung sembuh karena pengobatan medis, akan mencari sosok yang memiliki mukjizat untuk menyembuhkan.

Ia juga meyakini hal ini akan terus ada di tengah masyarakat Indonesia. Sebelumnya juga terdapat kasus pengobatan alternatif yang sempat menghebohkan di Indonesia, tapi kemudian surut.

Contoh kehebohan pengobatan alternatif ini adalah Ponari Batu Petir (2010-2011) dan Ningsih Tinampi (2015).

Tapi pengobatan alternatifnya berangsur-angsur tak lagi jadi pembicaraan warganet.

"Saya yakin, ke depan akan ada orang-orang seperti itu. Tapi dia tidak akan menjadi fenomena dominan. Muncul kemudian tenggelam, terus nanti yang lain muncul lagi," kata Martinus sambil menambahkan hal ini tak perlu ditolak meskipun tak bisa diterima nalar.

"Biarlah masyarakat berkembang menilainya sendiri, enggak perlu ditolak. Dan orang kan mencari jalan, terutama jadi ultimate solution ketika yang lain enggak jalan. Orang akhirnya cari jalan akhir, oh itu bisa membantu."

Dalam kasus tertentu, pengobatan alternatif justru dikembangkan menjadi pengobatan medis, seperti refleksologi.

(Nanda Aria)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya