Pernyataan tersebut berawal ketika Mahfud MD menjelaskan bahwa politik merupakan keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Namun dalam praktiknya, acap kali tidak selalu bagus.
"Secara praktis, politik itu logikanya bagus tapi praktiknya tidak selalu bagus. Karena di dalam politik itu dalilnya adalah kepentingan. Siapa, mendapat apa, dan dengan cara bagaimana. Itu politik. Yang penting dapat," katanya.
"Saya siapa, saya harus dapat itu, caranya yang penting dapat, itu praktisnya, bukan itu definisi, bukan. Itu praktis. Kalau kita lihat sekarang apa yang terjadi di tengah-tengah kita, ya itulah," tuturnya.
(Fakhrizal Fakhri )