"Tadi kita dengarkan bersama bagaimana Pak Gatot kakak asuh kita yang pernah jabat sebagai Wakapolri menyampaikan beberapa pesan dan juga kesan yang tentunya ini semua menjadi bagian yang memang kita jalani sebagai seorang anggota Polri. Bahwa ada perjalanan dimana suatu saat estafet kepemimpinan pasti akan terjadi," ucap Sigit.
Sigit menuturkan, acara pelepasan purna-tugas Komjen (Purn) Gatot Eddy ini memiliki perasaan yang campur aduk, ada kegembiraan serta kesedihan.
"Hari ini menjadi acara yang kalau bahasa anak gaul nano-nano. Ada sedihnya, namun ada gembiranya namun semua menjadi satu dan itulah kita yang sekarang," tutur Sigit.
(Erha Aprili Ramadhoni)