"Tapi ketika saya lihat pintunya digembok waduh mulai curiga nih sudah lama kok tidak dibuka terus ada pak Satpam ada petugas kebersihan tolong dilihat ke dalam kok kita enggak enak akhirnya naik tangga di pagar situ terus lompat ada pak Ja'far, Somad, pak RT Sonny dari depan pagar sudah tercium bau tidak enak. 'Bu baunya sudah nggak enak' (mencontohkan dialog petugas kebersihan) 'nggak itu kucing' (jawabnya) saya berusaha menghibur diri saya enggak mau ada mayat di situ ada kucing mungkin mudah-mudahan kucing," ungkapnya.
BACA JUGA:
"Dalam hati mudah-mudahan tidak ada apa-apa akhirnya pintu garasi terbuka ternyata tidak terkunci mereka bertiga atau berempat masuk. Kita nunggu didepan (sambil berdoa tidak ada apa apa). Nggak lama mereka keluar pak yang tukang angkut sampah keluar 'saya buka kamar mandi belakang (mungkin kamar mandi pembantu) itu terganjal kain dibuka ada kaki sudah melintang jadi tidak berani buka lebih jauh karena sudah kewenangan yang lain polisi ya," tambahnya.
Sebagai informasi, terkini jasad kedua korban tengah dilakukan autopsi lebih lanjut di RS Polri Kramat Jati. Olah TKP awal yang melibatkan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Biddokkes Polda Metro Jaya, Inafis, Dokpol, Tim Forensik RS Polri Kramat Jati, dan Labfor Mabes Polri itu belum dapat ditarik kesimpulan penyebab kematian kedua jasad yang telah membusuk serta tinggal tulang dan tengkorak.
(Nanda Aria)