DEPOK - Pihak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lingga Kencana Depok, akhirnya buka suara terkait pemilihan PO Putera Fajar sebagai kendaraan untuk para murid melangsungkan kegiatan perpisahan. Menurut pihak sekolah, dipilihnya PO tersebut bukan tanpa alasan.
Kepala Bagian Informasi Yayasan Kesejahteraan Sosial, yang menaungi SMK Lingga Kencana Depok, Dian Nurfarida menyebut, kelayakan PO Putera Fajar sudah cukup baik dan telah disepakati oleh pihak sekolah serta wali murid.
Dia juga menyampaikan, bahwa dipilihnya PO Putera Fajar telah melalui proses yang resmi dan pihak sekolah pun meyakini bahwa PO Putera Fajar bisa diandalkan sebagai armada angkutan para murid dan guru untuk melaksanakan kegiatan perpisahan.
"Awalnya kami merasa cukup layak menggunakan PO ini. Kami dari awal sudah yakin dengan PO ini. Kalau kami tidak yakin kami tidak menggunakan ini. Kami berusaha memberikan yang terbaik untuk murid-murid," ungkapnya kepada awak media, Minggu (12/5/2024).
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan mencatat, berdasarkan aplikasi Mitra Darat, bus tersebut, yang bernomor polisi AD 7524 OG, tidak memiliki izin angkutan dan status lulus uji berkala sudah kadaluarsa sejak 6 Desember 2023.