Meski begitu, Boroujerdi memastikan dalam menjalankan tugasnya, aparat kepolisian di Iran telah diberikan peringatan untuk tidak melancarkan tembakan ke arah bagian tubuh yang vital.
Peringatan tersebut dikeluarkan agar tidak menimbulkan korban jiwa dalam aksi kerusuhan. Namun, yang terjadi justru banyak petugas kepolisian yang menjadi korban.
“Dan untuk aparat kepolisian yang melawan pihak yang melakukan kerusuhan, lebih banyak mereka melakukan penembakan di bagian badan agar tidak menciptakan korban,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )