Banjir Melanda, Istana: Jabodetabek Dulu Punya Lebih 1.000 Situ, Kini Tersisa 200

Binti Mufarida, Jurnalis
Kamis 22 Januari 2026 17:46 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: Binti M/Okezone)
Share :

JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, penyebab banjir di wilayah Jabodetabek tidak hanya dipicu tingginya curah hujan. Namun, juga dipengaruhi berbagai faktor struktural, termasuk perubahan tata ruang dan kerusakan lingkungan.

Prasetyo menjelaskan, meski faktor cuaca berperan besar, terutama karena tingginya intensitas hujan pada puncak musim hujan akhir Januari, pemerintah menilai persoalan banjir jauh lebih kompleks.

“Tentunya itu hanya salah satu ya. Faktor cuaca, tingginya curah hujan di bulan basah akhir Januari ini memang cukup tinggi. Tetapi kita tentu menyadari bahwa ini tidak sekadar faktor cuaca. Bagaimana perubahan tata ruang juga di situ berpengaruh, bagaimana pendangkalan-pendangkalan aliran daerah-daerah aliran sungai itu juga berpengaruh,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

“Termasuk data mengatakan bahwa wilayah Jabodetabek ini dulunya memiliki kurang lebih 1.000 situ atau danau atau telaga yang itu menjadi reservoir-reservoir daerah tangkapan air. Nah, menurut data terakhir, hari ini kurang lebih hanya tersisa 200 situ. Ini tentunya menjadi perhatian kita bersama-sama,” ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya