Lurah Halim Perdanakusuma, Nurlela, mengatakan banjir dipicu oleh luapan Kali Cipinang yang saat ini berstatus siaga tiga. Kondisi diperparah dengan meluapnya Waduk Halim sehingga air dengan cepat masuk ke kawasan permukiman warga.
“Luapan Kali Cipinang ditambah dengan meluapnya Waduk Halim menyebabkan banjir di wilayah Kampung Baru,” ujar Nurlela.
Sebagian warga memilih mengungsi ke tempat penampungan sementara yang disediakan di Aula Kelurahan Halim Perdanakusuma. Sementara itu, sebagian warga lainnya masih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu air surut.
Pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah bantuan bagi warga terdampak, mulai dari tempat pengungsian, bantuan logistik makanan, hingga menyiagakan mesin pompa air untuk mempercepat surutnya genangan.
(Awaludin)