Peneliti Ungkap Pentingnya Model United Nations Dikembangkan di Indonesia

Niko Prayoga , Jurnalis
Sabtu 24 Januari 2026 08:30 WIB
Peneliti Hubungan Internasional Calvin Khoe (Foto: Ist)
Share :

JAKARTA – Peneliti Hubungan Internasional Calvin Khoe menilai penyelenggaraan Model United Nations (MUN) perlu diperluas di Indonesia. Menurutnya, kegiatan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut tidak seharusnya hanya terbatas di tingkat perguruan tinggi, tetapi juga mulai diperkenalkan secara masif di jenjang sekolah menengah atas (SMA).

Calvin menjelaskan MUN selama ini masih dipersepsikan sebagai kegiatan eksklusif yang hanya diikuti siswa berprestasi dan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik. Selain itu, minimnya pemberitaan media turut membuat kegiatan edukatif ini belum dikenal luas masyarakat.

"Yang pasti, pertama Model United Nation itu belum populer di Indonesia, mungkin jarang diliput di media. Jadi saya berharap Model United Nation itu harus lebih banyak bukan hanya di tingkatan universitas tapi harus di tingkatan SMA," jelas Calvin, Jumat (23/1/2026).

"Model United Nation itu mengasah empat skill plus satu kalau bahasa Inggris. Yang pertama dia belajar ngomong depan umum. Yang kedua dia belajar tentang membaca secara analytical secara structured. Terus yang ketiga, dia harus tahu cara nulis secara terstruktur. Yang berikutnya adalah belajar seni negosiasi. Plus satunya itu networking," ungkapnya.

Kendati, Calvin mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang membuat siswa enggan mengikuti MUN. Kendala utama yang kerap muncul adalah rasa minder terhadap kemampuan bahasa Inggris yang dianggap menjadi penghalang utama.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya