JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tancap gas perbaikan jalan berlubang meski curah hujan masih tergolong tinggi. Sebelumnya, Pemprov menunda perbaikan jalan lantaran curah hujan tinggi diprediksi terjadi hingga 1 Februari 2026.
Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menggelar rapat terbatas bersama jajaran terkait di Balai Kota Jakarta, Kamis (29/1/2026). Keputusan percepatan perbaikan jalan ini diambil agar tidak membahayakan pengendara.
"Karena kondisi curah hujan yang masih tinggi, yang awalnya pembangunan jalan itu menunggu sampai dengan curah hujan berkurang, tetapi tadi (dalam rapat) diputuskan akhirnya karena beberapa jalan sudah mulai berlubang perlu penanganan," kata Pramono.
"Secara khusus kepada Dinas Bina Marga, selain penanganan darurat untuk jalan, juga diminta untuk perawatan jalan secara rutin tetap diadakan," ujarnya.
Pramono juga memutuskan untuk menambah pegawai baru di Dinas Bina Marga. Pasalnya, banyak pegawai Dinas Bina Marga yang saat ini memasuki usia pensiun.
"Kami tadi juga memutuskan PJLP di Bina Marga yang berjumlah 1.400 memang dirasakan kurang karena banyak yang pensiun. Saya dan Pak Wagub menyetujui untuk ditambah. Kuotanya berapa nanti akan dihitung dan diputuskan oleh Bina Marga," ucap dia.
(Arief Setyadi )