Menurutnya, luapan Kali Anak Ciliwung terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak malam hari. Aliran sungai yang tidak mampu menampung debit air akhirnya meluap ke permukiman warga.
“Di sini paling tinggi kadang-kadang 1 meter, bahkan hampir 2 meter,” ujarnya.
Aseng menyatakan, daerahnya sudah menjadi langganan banjir. Untuk mengantisipasi hal tersebut, beberapa warga meninggikan pondasi rumah mereka.
Sementara warga yang rumahnya belum ditinggikan terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
(Awaludin)