WNI Jadi Korban Rudal di Selat Hormuz, Istri Kapten Kapal Musaffah Tak Kuasa Tahan Tangis

Tim iNews Media Group , Jurnalis
Selasa 10 Maret 2026 09:55 WIB
Ilustrasi Kapal Meledak/ist
Share :

LUWU – Tiga ABK warga negara Indonesia (WNI) dinyatakan hilang usai kapal tugboat Musaffah II berbendera Uni Emirat Arab meledak dan tenggelam di Selat Hormuz di antara perairan Uni Emirat Arab dan Oman.

Salah satu korbannya adalah Kapten Kapal Miswar asal Luwu, Sulawesi Selatan. Dia dilaporkan hilang kontak setelah kapal yang dikendalikannya terkena ledakan bom di perairan internasional, Selat Hormuz.

Istri Kapten Miswar, Muliani Ahmad, tak kuasa membendung air mata saat menceritakan komunikasi terakhirnya.

"Beliau orangnya sangat baik, mudah bergaul, dan sangat perhatian dengan anak-anak," ujar Muliani dengan suara bergetar, dikutip Selasa (10/3/2026).

Sebelum peristiwa tragis itu terjadi, Miswar sempat melakukan panggilan video (video call) dengan sang istri. Tak ada firasat bahwa itu akan menjadi percakapan terakhir sebelum kabar buruk menimpa suaminya.

Di mata keluarga, Miswar dikenal sebagai sosok yang sangat bertanggung jawab dan sangat mencintai kedua putranya.

Namun hingga saat ini, pihak keluarga masih terus memantau perkembangan informasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan pihak perusahaan kapal.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya