Karena itu, kawasan tersebut direncanakan akan direvitalisasi menjadi kantong parkir bagi kendaraan besar, mengingat masih tersedia ruang yang memungkinkan untuk parkir.
“Yang terakhir adalah wilayah perbatasan Cihaurbeuti, Ciamis. Ini merupakan perbatasan jalur menuju Kadipaten hingga Malangbong, Garut. Jadi dua sisi sepanjang 35 kilometer jalur arteri berada dalam wilayah pengawasan Polres Tasikmalaya Kota,” kata Riki.
Sementara itu, pergerakan arus kendaraan mudik Lebaran 2026 di jalur Lingkar Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat, masih terpantau lengang. Sejumlah titik yang biasanya menjadi langganan kemacetan saat arus mudik belum terlihat penumpukan kendaraan.
Pantauan sejak pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di sejumlah titik krusial Lingkar Gentong menunjukkan dominasi kendaraan berpelat Z atau kendaraan dengan domisili Tasikmalaya yang melintas di perbatasan antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya di Jalan Malangbong menuju Jalan Nasional III. Hingga pukul 16.00 WIB, kondisi serupa masih berlangsung.
Kendaraan berpelat luar daerah seperti Bandung, Jakarta, dan sekitarnya hanya sesekali terlihat melintas menuju jalur Lingkar Gentong.
Adapun jalur Gentong memiliki posisi strategis dalam arus mudik wilayah selatan Jawa Barat. Jalur ini biasanya digunakan pemudik dari arah Bandung dan Garut menuju Tasikmalaya, Ciamis, hingga menembus jalur menuju Jawa Tengah.