Filipina Tetapkan Darurat Energi, Dampak Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga BBM

Awaludin, Jurnalis
Selasa 24 Maret 2026 22:32 WIB
Filipina Tetapkan Darurat Energi (foto: freepik)
Share :

Selain itu, pemerintah juga diberi wewenang untuk melakukan pembelian langsung bahan bakar guna menjaga cadangan nasional.

Status darurat energi ini akan berlaku selama satu tahun, kecuali diperpanjang atau dicabut lebih awal oleh presiden.

Sebelumnya, sejumlah senator mendesak pemerintah mengambil langkah cepat, menyusul meningkatnya beban ekonomi masyarakat akibat lonjakan harga energi.

Sejak konflik berlangsung, pemerintah telah menyalurkan subsidi bagi pengemudi transportasi, mengurangi layanan feri, hingga menerapkan skema kerja empat hari bagi aparatur sipil negara untuk menghemat konsumsi bahan bakar.

Menteri Energi Filipina, Sharon Garin, menyebut cadangan energi nasional diperkirakan hanya cukup untuk sekitar 45 hari ke depan.

Untuk sementara, Filipina juga akan meningkatkan ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga batu bara sebagai alternatif di tengah mahalnya gas alam cair (LNG).

Sebagai catatan, kawasan Asia sangat bergantung pada jalur distribusi energi melalui Selat Hormuz. Sekitar 90 persen minyak dan gas yang melintasi jalur tersebut ditujukan ke wilayah Asia.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya