JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofosika (BMKG) melaporkan adanya aktivitas gempa bumi dengan magnitudo 5,2 Barat Laut Ternate, Maluku Utara pada pagi ini pukul 08.44 WIB, Jumat (3/4/2026).
“Hari Jumat 03 April 2026 pukul 08.44.12 WIB wilayah Maluku Utara diguncang gempa tektonik,” kata Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono.
Rahmat menerangkan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,4.
“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,02° LU ; 126,50° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 100 Km arah Barat Laut Ternate, Maluku Utara pada kedalaman 13 km,” ujar dia.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi kerak bumi.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault),” ungkapnya.
Dia menambahkan, berdasarkan estimasi pera guncangan, gempa tersebut menimbulkan guncangan di daerah Pulau Batang Dua, Kota Ternate dengan skala intensitas III MMI.
Gempa ini merupakan rangkaian susulan dari gempa bumi dengan kekuatan M7,6 di Pulau Natang Dua pada Kamis lalu.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )