Wamendagri: Ulama Berperan Jadi Penggerak Sosial di Perbatasan

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Jum'at 10 April 2026 00:00 WIB
Wamendagri: Ulama Berperan Jadi Penggerak Sosial di Perbatasan
Share :

JAKARTA  Pemerintah menegaskan pentingnya sinergi para ulama atau dai dalam mendukung pembangunan kawasan perbatasan negara. Peran dai tidak hanya terbatas pada pembinaan keagamaan, tetapi perlu diperluas untuk mendorong kemandirian masyarakat.

Wamendagri Akhmad Wiyagus menegaskan, dai memiliki posisi strategis sebagai penggerak sosial yang mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat, terutama di kawasan perbatasan seperti Kabupaten Sambas.

“Para dai harus ikut mendorong kemandirian ekonomi, kemandirian pangan, hingga kemandirian di berbagai sektor kehidupan masyarakat,” ujar dalam Seminar Internasional dan Upgrading Dai bertema “Sinergitas Da’i dalam Pembangunan di Wilayah Perbatasan Negara” dikutip, Kamis (9/4/2026).

Dia juga menekankan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menempatkan wilayah perbatasan sebagai prioritas pembangunan nasional melalui berbagai program strategis.

Wiyagus menjelaskan, bahwa sejumlah program nasional telah dan terus digulirkan untuk mempercepat kemajuan daerah perbatasan, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

‘’Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga perbatasan secara berkelanjutan,’’tandasnya.

Kelompok Ahli BNPP RI Nur Kholis menekankan bahwa pengelolaan perbatasan Indonesia tidak lagi bertumpu pada pendekatan keamanan semata.

Dia menjelaskan, bahwa Indonesia mengedepankan pendekatan ganda, yakni keamanan dan kesejahteraan (security and prosperity), sebagai fondasi pengelolaan kawasan perbatasan.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya