Ia menegaskan, peristiwa kebakaran tersebut tidak berdampak langsung terhadap bangunan sekolah. Namun, sejumlah siswa kemungkinan tidak dapat mengikuti kegiatan belajar maupun ujian karena kehilangan perlengkapan sekolah akibat kebakaran.
"Memang anak-anak yang mungkin pakaiannya, bukunya, tasnya terbakar. Karena itu, kita kasih kebijakan mereka bisa nyusul," tandasnya.
Pemprov DKI Jakarta memastikan proses pendidikan bagi siswa terdampak tetap berjalan dan tidak terganggu akibat musibah tersebut.
(Awaludin)