Menurut Roby, berdasarkan keterangan awal saksi, aksi perampokan diduga dilakukan oleh dua orang pelaku. Namun, polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.
"Kalau kesaksian awal dari saksi itu dua orang. Tapi kita masih mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan lainnya," tuturnya.
Korban diketahui bekerja di bidang teknologi informasi (TI). Saat kejadian, korban disebut sedang berada di rumah rekannya, bukan di kediamannya sendiri.
"Itu rumah saksi, bukan rumah korban," kata Roby.
Dari keterangan sementara, korban ditemukan dalam kondisi nyaris tak sadarkan diri sehingga belum dapat dimintai keterangan secara langsung. Polisi saat ini masih mengandalkan keterangan para saksi yang berada di lokasi kejadian.
"Ketika kita temukan, korban itu sudah hampir hilang kesadaran sehingga tidak bisa memberikan keterangan," ujar Roby.
Roby menambahkan, kondisi korban sempat kritis usai kejadian. Namun, saat ini kondisinya mulai membaik.
"Iya, kemarin kritis, tapi katanya sih hari ini sudah mulai membaik," katanya.