Raden menyatakan bahwa korban M dan oknum tersebut ternyata sempat menikah. Namun, korban baru mengetahui bahwa terduga pelaku telah memiliki istri sah.
"Oh jadi pelaku ini memang menikahi korban setelah dicekoki terus oleh narkoba tersebut gitu kan. Nah setelah itu baru si korban ini tahu bahwa terduga pelaku itu sudah punya istri gitu sih," paparnya.
Lebih lanjut, Raden menjelaskan peristiwa tersebut berlangsung sejak 2023 hingga 2025. "Jadi memang kejadian itu dimulai dari tahun 2023. Yang terakhir yang paling parah itu di tahun 2025 bulan September. Itu yang paling parah," tuturnya.
"Dan korban dibawa ke rumah sakit tapi memang si terduga pelaku ini memang tidak bertanggung jawab, ditinggal begitu saja di situ," pungkasnya.
(Arief Setyadi )