Hotman 911 Sebut Oknum Aparat yang Siksa Perempuan Sudah Ditahan di Polda Jateng

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Kamis 02 Juli 2026 21:03 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Tim Hukum Hotman Paris Hutapea atau Hotman 911 menyatakan oknum aparat yang diduga menyiksa seorang perempuan berinisial M (30) telah ditahan di Polda Jawa Tengah (Jateng). 

"Dan saya juga dapat kabar terduga pelaku juga sudah diamankan di Polda Jateng," kata Tim Hukum Hotman 911, Raden Reza, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2026).

Korban M yang didampingi Hotman 911 telah resmi melaporkan oknum tersebut ke Bareskrim Polri. Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/295/VII/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI.

"Inisialnya nanti sajalah ya. Tapi segera-segera nanti kita update sih. Masih di Pulau Jawa," ujar Raden.

Duduk perkara

Menurut Raden, korban dan terduga pelaku awalnya saling dikenalkan. Singkatnya, perempuan tersebut kemudian dicekoki narkotika jenis sabu oleh oknum tersebut.

Selama menjalin hubungan, Raden menyebut korban mengalami penganiayaan, ancaman, serta perlakuan seks menyimpang. Bahkan, korban M disebut sempat dipaksa meracik narkotika jenis sabu.

"Sepanjang itu korban juga dianiaya, disekap, diancam, dan ada perlakuan seks menyimpang, dan kita tidak perlu sebutkan karena itu asusila, ada banyaklah di situ. Dan juga terakhir itu korban dipaksa membuat sabu sendiri dan ada suatu hal, disiram oleh yang diduga air keras," ucap Raden.

Hubungan korban dan oknum

Raden menyatakan bahwa korban M dan oknum tersebut ternyata sempat menikah. Namun, korban baru mengetahui bahwa terduga pelaku telah memiliki istri sah.

"Oh jadi pelaku ini memang menikahi korban setelah dicekoki terus oleh narkoba tersebut gitu kan. Nah setelah itu baru si korban ini tahu bahwa terduga pelaku itu sudah punya istri gitu sih," paparnya.

Lebih lanjut, Raden menjelaskan peristiwa tersebut berlangsung sejak 2023 hingga 2025. "Jadi memang kejadian itu dimulai dari tahun 2023. Yang terakhir yang paling parah itu di tahun 2025 bulan September. Itu yang paling parah," tuturnya.

"Dan korban dibawa ke rumah sakit tapi memang si terduga pelaku ini memang tidak bertanggung jawab, ditinggal begitu saja di situ," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya