Mojtaba terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran pada awal Maret setelah ayahnya, Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara AS-Israel pada 28 Februari.
Ia tidak pernah terlihat di depan umum sejak penunjukannya tersebut.
Iran dan AS menyepakati gencatan senjata pada bulan April dan kemudian menandatangani nota kesepahaman pada bulan Juni yang bertujuan untuk mengakhiri konflik militer mereka serta mencapai kesepakatan damai yang langgeng.
Namun, kesepakatan tersebut gagal bulan lalu ketika Teheran dan Washington saling melancarkan serangan selama hampir dua minggu, sebelum Presiden AS Donald Trump secara tiba-tiba menghentikan pemboman di tengah adanya laporan mengenai perundingan untuk menyelesaikan konflik tersebut.
(Rahman Asmardika)