TEHERAN - Iran telah merilis sebuah video langka yang menampilkan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei. Video tersebut muncul menyusul adanya laporan yang menyebutkan bahwa ia berada dalam kondisi kritis.
Video yang ditayangkan oleh kantor berita semiresmi Mehr News Agency itu memperlihatkan Mojtaba dikelilingi oleh beberapa orang dan tampak sedang berbicara kepada mereka.
Mehr tidak merinci kapan atau di mana video tersebut direkam, atau pun mengidentifikasi orang-orang yang mendampinginya.
Kantor berita tersebut melaporkan pada Minggu (9/8/2026) bahwa Mojtaba bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, yang kini memasuki tahun ketiga masa jabatannya.
Pertemuan mereka membahas berbagai tantangan yang dihadapi Iran saat ini, termasuk kebutuhan penghidupan masyarakat dan konflik militer dengan Amerika Serikat (AS), "serta interaksi ekonomi dengan mitra asing," tambah laporan tersebut, sebagaimana dilansir Anadolu.
Mojtaba terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran pada awal Maret setelah ayahnya, Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara AS-Israel pada 28 Februari.
Ia tidak pernah terlihat di depan umum sejak penunjukannya tersebut.
Iran dan AS menyepakati gencatan senjata pada bulan April dan kemudian menandatangani nota kesepahaman pada bulan Juni yang bertujuan untuk mengakhiri konflik militer mereka serta mencapai kesepakatan damai yang langgeng.
Namun, kesepakatan tersebut gagal bulan lalu ketika Teheran dan Washington saling melancarkan serangan selama hampir dua minggu, sebelum Presiden AS Donald Trump secara tiba-tiba menghentikan pemboman di tengah adanya laporan mengenai perundingan untuk menyelesaikan konflik tersebut.
(Rahman Asmardika)