30 Barang Disita dari Yayasan Sekolah di Jaksel, Ada Airsoft Gun hingga Amunisi

Riyan Rizki Roshali, Jurnalis
Selasa 11 Agustus 2026 08:00 WIB
Penemuan Ratusan Senpi di Sekolah Jaksel (foto: dok ist)
Share :

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan, di sebuah yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan temuan 995 benda berbentuk senjata di lingkungan sekolah.

Dalam pemeriksaan bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, polisi menemukan dan menyita 30 barang yang berkaitan dengan senjata.

Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Alpino De Tech mengatakan, barang-barang tersebut terdiri dari airsoft gun, amunisi, magasen airsoft gun, hingga spare part senjata.

“Hasil temuannya masih sama. Ada airsoft gun, ada juga amunisi, ada juga magasen airsoft gun dan spare part dari senjata,” kata Alpino kepada awak media, Selasa (11/8/2026).

“Totalnya ada 30 item yang telah ditemukan Puslabfor yang berkaitan dengan senjata, senjata angin, amunisi dan spare partnya,” ujarnya.

Pemeriksaan dilakukan di tiga ruangan yang berada di lingkungan yayasan. Ketiganya yakni ruang eks ketua pengurus yayasan, ruang sekretaris, serta ruang sarana-prasarana yayasan.

 

Dari hasil pemeriksaan, airsoft gun yang ditemukan diketahui dalam kondisi rusak dan sudah tidak utuh.

“Airsoft gun itu sudah kondisinya menurut Puslabfor sudah rusak. Sudah tidak utuh,” ungkap Alpino.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya memastikan 995 benda menyerupai senjata yang ditemukan di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, bukan merupakan senjata api.

“Kami harus luruskan supaya ini juga tidak menjadi satu kegaduhan di tengah-tengah masyarakat, bahwa 995 benda berbentuk senjata tersebut kami pastikan itu bahwa itu bukan senjata api,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan, Senin (10/8/2026).

Meski demikian, polisi masih menyelidiki kepemilikan ratusan benda berbentuk senjata tersebut. Barang-barang itu ditemukan di ruang kerja eks Ketua Yayasan, Indra Wargadalem (IWD).

“Kami sedang melakukan penyelidikan terhadap kepemilikan dari barang-barang tersebut,” ujar Iman.
 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya