JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 95W di sekitar wilayah Laut China Selatan. Meski peluang kekuatannya meningkat tergolong kecil, dampak tidak langsungnya terhadap perairan Indonesia tetap perlu diwaspadai.
Berdasarkan analisis terbaru BMKG pada Rabu (19/8/2026), Bibit Siklon 95W saat ini berada di posisi barat laut Filipina dan bergerak menuju arah barat hingga barat daya. BMKG melaporkan bibit siklon ini telah terpantau sejak 17 Agustus lalu. Dalam keterangannya, BMKG menjelaskan status terkini dari fenomena cuaca tersebut.
"Saat ini, Bibit Siklon Tropis 95W berada di Laut China Selatan. Berdasarkan permodelan kami, dalam 24 jam ke depan bibit ini memiliki peluang yang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis," tulis BMKG dalam laporan resminya.
"Meskipun posisinya cukup jauh, terdapat dampak tidak langsung terhadap kondisi perairan Indonesia. Waspada peningkatan gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori Moderate Sea, khususnya di wilayah Laut Natuna Utara," tulis BMKG.