BANDUNG - Kemerdekaan tak cukup dirayakan dengan seremoni. Semangat tersebut harus terasa dalam hal-hal yang nyata, yakni tubuh yang sehat, usaha yang terus bergerak, jejaring yang makin kuat dan kesempatan untuk tumbuh bersama.
Semangat itulah yang diangkat dalam peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kota Bandung, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan DPW Partai Perindo Jawa Barat (Jabar), DPD Partai Perindo Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, Komunitas Senam Jantung Sehat dan Perindag Komunitas Pelaku Usaha Tionghoa dalam satu ruang yang memadukan olahraga, silaturahmi, sekaligus penguatan jejaring ekonomi masyarakat.
Kegiatan bertema “Merdeka Bersama, Bergerak Bersama, Maju Babarengan” itu menjadi ruang untuk membangun hubungan yang tidak berhenti pada pertemuan, tetapi diarahkan pada kolaborasi yang memberi manfaat.
Ketua DPW Partai Perindo Jabar Rifqi Ali Mubarok, mengatakan, kemerdekaan harus dimaknai sebagai kesempatan masyarakat untuk turut berkontribusi dalam pembangunan.
“Kemerdekaan adalah rumah besar kita bersama. Kita bisa berkumpul, berolahraga, bersilaturahmi dan membangun jejaring karena memiliki satu identitas yang sama, yaitu Indonesia. Semangat ini harus terus kita rawat,” ujarnya dikutip, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, kekuatan Jabar justru terletak pada keberagaman masyarakat dan komunitas yang memiliki peran berbeda. Komunitas kesehatan mendorong masyarakat tetap aktif dan produktif, sementara pelaku usaha menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian.
“Kesehatan adalah modal untuk produktif, sementara ekonomi merupakan salah satu penggerak kemajuan. Ketika komunitas kesehatan, komunitas usaha dan berbagai elemen masyarakat bergerak bersama, kita memiliki kekuatan yang lebih besar untuk membangun Jawa Barat,” katanya.
Rifqi menegaskan, perbedaan latar belakang tidak semestinya menjadi penghalang untuk bergerak menuju tujuan yang sama. “Kita tidak harus menjadi sama untuk bisa berjalan bersama. Yang penting kita memiliki tujuan yang sama; Jawa Barat yang lebih maju, masyarakat yang lebih sejahtera dan Indonesia yang semakin kuat,” tuturnya.
Semangat kolaborasi juga ditekankan Ketua Perindag Komunitas Pelaku Usaha Tionghoa Harjono Budi Utomo. Dia menilai kemerdekaan harus diterjemahkan ke dalam kemampuan masyarakat untuk memperkuat usaha, membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan.
“Usaha harus tumbuh, lapangan pekerjaan harus semakin terbuka dan masyarakat harus semakin sejahtera. Semangatnya adalah maju bersama dan saling mendukung,” ungkap Kohan, begitu dia akrab disapa.
Sementara Koordinator Komunitas Senam Jantung Sehat Sri Nurhayati Aviantari melihat olahraga sebagai pintu masuk untuk membangun masyarakat yang sehat dan semakin terhubung. “Senam bersama bukan hanya tentang olahraga. Kita berkumpul, bergerak bersama, saling menyemangati dan membangun kebersamaan,” katanya.
Bagi Sri, masyarakat yang sehat dan kompak merupakan modal penting bagi kemajuan daerah. “Masyarakat yang sehat, kompak dan saling mendukung adalah kekuatan untuk membangun Jawa Barat,” ucapnya.
Dari olahraga hingga penguatan usaha, semangat kemerdekaan dalam kegiatan tersebut bermuara pada satu hal yakni masyarakat yang sehat, berdaya dan saling menguatkan untuk tumbuh bersama. Semangat itulah yang ingin terus dibangun; merdeka bersama, bergerak bersama dan maju babarengan.
(Fahmi Firdaus )