NEPAL - Korban tewas akibat banjir bandang di Nepal dan Tibet melonjak lebih dari sepekan lalu. Kini, tercatat 1.301 orang tewas dan 5.339 orang masih hilang.
Melansir BBC, Jumat (4/9/2026), angka tersebut mencakup 1.280 orang tewas dan 4.798 orang hilang di Nepal, berdasarkan pembaruan terbaru dari kepolisian negara tersebut.
Ratusan warga asing diyakini termasuk di antara mereka yang hilang, berasal dari setidaknya 34 negara .
Menteri Komunikasi Nepal, Bikram Timilsina, mengatakan ada harapan untuk lebih banyak operasi penyelamatan. Dalam sebuah unggahan di Facebook, ia menulis: "Kami menunggu semakin banyak orang yang diselamatkan."
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang bekerja tanpa lelah siang dan malam untuk menyelamatkan dua orang hidup-hidup!"
"Upaya dan doa sedang dilancarkan untuk menyelamatkan semakin banyak korban selamat," imbuhnya.
(Arief Setyadi )