BNPB: Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Terus Dioptimalkan

Binti Mufarida, Jurnalis
Jum'at 11 September 2026 15:26 WIB
Tim SAR Lakukan pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda (foto: BNPB)
Share :

JAKARTA - Operasi pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda terus dioptimalkan tim SAR gabungan. Delapan orang tersebut terdiri atas lima jurnalis, dua awak kapal, dan satu pemandu.

"Operasi pencarian terhadap delapan orang yang masih belum diketahui keberadaannya setelah kehilangan kontak di perairan Selat Sunda terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Rombongan tersebut terdiri atas lima jurnalis, dua awak, dan satu pemandu,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9/2026).

Rombongan tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau. Posisi terakhir rombongan diketahui sekitar pukul 14.42 WIB. Selanjutnya, komunikasi dengan rombongan terputus sekitar pukul 15.04 WIB.

Area pencarian juga diperluas ke arah utara dengan mempertimbangkan arus, pergerakan gelombang, dan arah angin, termasuk hingga perairan Lampung.

Selain melalui laut, pencarian dilakukan menggunakan helikopter. Tim juga mengerahkan drone untuk membantu pemantauan visual di sejumlah area sasaran pencarian.

 

Dalam pencarian melalui udara pada Kamis (10/9/2026), tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang tersebut di daratan pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau.

Pemantauan visual di Pulau Sertung juga belum menunjukkan tanda keberadaan mereka. Namun, pencarian langsung di Pulau Sertung tetap mempertimbangkan aspek keselamatan karena wilayah tersebut berada dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Dalam operasi tersebut, tim menemukan sebuah benda yang diduga berupa pelampung atau jaket keselamatan. Namun, benda tersebut masih dalam proses identifikasi sehingga belum dapat dipastikan berkaitan dengan rombongan yang dicari.

Operasi pencarian terus dioptimalkan secara intensif sesuai ketentuan pelaksanaan operasi SAR. Pencarian melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, BPBD Kabupaten Serang, BPBD Provinsi Banten, TNI/TNI AL, Polri/Polairud, unsur SAR Lampung, pemerintah daerah, nelayan, masyarakat, Potensi SAR, serta unsur terkait lainnya.

Hingga Jumat (11/9/2026), delapan orang tersebut masih dalam pencarian. Informasi mengenai keberadaan maupun kondisi mereka belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil operasi tim SAR gabungan.

“BNPB bersama instansi terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan operasi pencarian di Selat Sunda. Perkembangan situasi akan terus diperbarui berdasarkan hasil pemantauan di lapangan,” kata Berton.
 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya