Ketua Pewarta Foto Indonesia, Dwi Pambudo, mengatakan doa bersama tersebut merupakan bentuk solidaritas antarinsan pers bagi kelima jurnalis yang hilang kontak. Menurut dia, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah perwakilan keluarga.
“Malam ini kami doa bersama bersama semua insan pers, semua dari konstituen pers. Terima kasih kepada kehadirannya, dari pihak keluarga ada beberapa perwakilan,” kata Dwi saat diwawancarai di lokasi.
Ia menilai doa bersama tersebut menjadi bentuk solidaritas para jurnalis, khususnya Pewarta Foto Indonesia. Dia berharap kelima jurnalis yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan.
“Solidaritas ini secara tidak langsung jadi suatu budaya bagi masyarakat Indonesia, bahwa yang kita butuhkan dari PFI atau teman-teman jurnalis itu adalah doa dan dukungan, doa moral,” pungkasnya.
Usai doa bersama, ratusan jurnalis tersebut melakukan hening sejenak dan menyalakan lilin sebagai bentuk doa dan dukungan. Mereka kemudian berjalan menuju sisi Bundaran HI sambil membawa lilin, poster bernada harapan, serta foto kelima jurnalis.
(Awaludin)