Menurutnya, transformasi pembangunan kawasan perbatasan telah menjadi bagian dari kebijakan nasional untuk mewujudkan perbatasan sebagai beranda terdepan negara.
“Tantangan utamanya yaitu bagaimana kewenangan yang tersebar tersebut dapat bekerja secara terpadu untuk mencapai arah, prioritas, target, dan hasil nasional yang sama,” ujar Istyadi.
Penyusunan desain besar tersebut diarahkan untuk mewujudkan tata kelola perbatasan nasional yang terintegrasi dan efektif. Langkah ini menjadi bagian dari upaya BNPP RI membangun sistem pengelolaan perbatasan yang lebih terhubung sekaligus memastikan manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat di beranda terdepan Indonesia.
(Awaludin)