Prabowo mengungkapkan, ada pihak yang mengingatkan bahwa Presiden seharusnya berbicara secara halus. Namun, Prabowo menekankan dirinya ingin terus berbicara dengan rakyat.
"Aku kenal, aku tahu rakyatku. Saya mungkin lebih kenal dari banyak orang, karena saya pernah mimpin prajurit. Prajurit itu adalah anak rakyat. Benar?" tuturnya.
Di sisi lain, Prabowo merasa para hadirin lebih senang jika dirinya berpidato tanpa teks.
"Aku lihat dari muka kalian ini ya. Aku lihat dari mata kalian ini, kalian suka kalau aku bicara tanpa teks, benar?" katanya.
"Kalau yang enggak suka, para pakar. Para elite. Tapi wartawan aku hati-hati. Saya tahu kalian nunggu. Mereka nunggu. Nunggu aku bicara... Stop, enggak," imbuh Prabowo.
(Awaludin)