Selain aksi duduk, ribuan demonstran juga menggelar aksi terpisah dengan berjalan menuju markas PBB. Demonstrasi tersebut diselenggarakan Gerakan Pemuda Palestina dan Forum Rakyat.
Penyelenggara aksi mengatakan demonstrasi digelar untuk menarik perhatian terhadap peran Amerika Serikat dan sejumlah institusi di New York dalam dukungan terhadap Israel.
Sehari sebelumnya, NYC-DSA juga menggelar konferensi pers di Bandara Internasional John F Kennedy. Mereka menyerukan penghentian pengiriman kargo militer dan bahan peledak melalui bandara serta meminta transparansi terkait pengiriman bantuan militer ke Israel.
“Kami melihat Trump dan Netanyahu menggunakan Majelis Umum PBB sebagai mimbar untuk menyuarakan visi mereka tentang dunia,” kata Nas Issa, anggota Gerakan Pemuda Palestina dan aktivis dalam demonstrasi JVP.
Netanyahu Bela Kebijakan Israel
Di tengah aksi demonstrasi tersebut, Netanyahu tetap menyampaikan pidatonya di hadapan Sidang Umum PBB.
Dalam pidatonya, Netanyahu menolak tuduhan bahwa Israel melakukan genosida di Gaza. Dia menyebut tuduhan tersebut sebagai kebohongan dan mengatakan pemerintah Israel telah mengambil langkah untuk melindungi warga sipil Palestina.
Netanyahu juga mengkritik Wali Kota New York Zohran Mamdani. Dia menuduh Mamdani bersikap anti-Semit dan menyebarkan informasi yang dianggapnya tidak benar mengenai Israel.