PAPUA – Markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan,dikabarkan luluh lantak dibombardir pesawat tempur TNI AU. Peristiwa tersebut viral di media sosial.
Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut Agung Saptoadi mengatakan, pihaknya masih perlu mengecek informasi tersebut.
“Saya cek dulu mas,” singkat Kolonel Agung ketika dikonfirmasi Okezone, Jumat (25/9/2026).
Dalam narasinya disebutkan, dua unit pesawat tempur Super Tucano dikerahkan untuk menghancurkan titik persembunyian tersebut setelah koordinasi intelijen berhasil mengidentifikasi lokasi pasti markas KKB.
Pesawat EMB-314 Super Tucano merupakan pesawat latih buatan Brasil yang berkemampuan counter insurgency atau pesawat anti perang gerilya. Pesawat ini untuk mendukung misi-misi pengintaian, close air support, dan penumpasan pemberontak.
Operasi penghancuran ini dilakukan segera setelah Satgas Habema menyelesaikan pengintaian titik koordinat markas Kodap III milik KKB.
Markas KKB tersebut dilaporkan hancur total. Laporan visual udara menunjukkan sejumlah anggota KKB menenteng senjata berusaha mengevakuasi temannya yang tewas maupun terluka akibat serangan tersebut.
Saat ini, lokasi yang menjadi tempat persembunyian kelompok Egianus Kogoya dikabarkan telah dikosongkan dan ditinggalkan.
Sebelumnya, pasukan TNI dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama Derakma di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan terlibat baku tembak. Kontak senjata terjadi saat pasukan TNI melakukan operasi pengejaran anggota KKB.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, pasukan Koops Habema, saat kejadian sedang menyisir kawasan hutan untuk mencari anggota kelompok Egianus Kogoya.
"Saat operasi berlangsung, anggota KKB melepaskan tembakan ke arah pasukan TNI,’’ kata Lucky beberapa waktu lalu.
(Fahmi Firdaus )