Oleh karena itu sebagai mitra kerja, Komisi II DPR merasa perlu memanggil Ombudsman RI untuk mendengar fakta secara keseluruhan atas giat yang telah dilakukan.
"Tetapi pada pihak yang lain juga akan mendorong Ombudsman untuk terus bekerja melakukan pekerjaan utamanya, yaitu mencegah maladministrasi dan perbaikan layanan publik di Indonesia," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )