Kamis, 12 November, Panja menggelar dua sesi RDPU dengan Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu Demokratis. Sesi pertama pukul 10.00 WIB dan sesi kedua pukul 14.00 WIB. Pada Senin, 16 November, pukul 13.00 WIB, Panja meminta masukan dari kelompok perempuan dan disabilitas.
Kemudian, Selasa, 17 November, pukul 13.00 WIB, Panja menggelar RDPU dengan KPK dan ICW untuk membahas desain pemilu bersih dan bermartabat serta desain pembiayaan pemilu. Panja selanjutnya melakukan kunjungan kerja pada 19-21 November ke tiga provinsi, yakni Sumatera Utara, Bali dan Sulawesi Selatan.
Agenda berlanjut pada Desember. Selasa, 1 Desember, pukul 13.00 WIB, Panja menggelar RDP dengan partai politik nonparlemen. Rabu, 2 Desember, pukul 10.00 WIB, Panja meminta masukan organisasi keagamaan, yakni NU, Muhammadiyah, KWI, PGI, PHDI dan Walubi.
Pada 3-5 Desember, Panja kembali melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat. Senin, 7 Desember, pukul 10.00 WIB, Panja menggelar RDPU dengan BRIN, CSIS, APHTN-HAN dan AIPI.
Sehari kemudian, Selasa, 8 Desember, pukul 13.00 WIB, Panja mengundang Komaruddin Hidayat, Franz Magnis-Suseno serta para pakar filsafat dan kebudayaan.