“Dan itu harus ditunjukkan dengan kerja nyata bukan kata-kata, bukti bukan sensasi,” terangnya.
Iwan menampik isu beredar yang melekatkan Kuntadi dengan ‘Geng Solo’. Menurutnya, isu itu terlalu mengada-ada serta kontradiktif dengan realitas karier Kuntadi.
Dia menyampaikan, sampai sejauh ini dirinya belum pernah mendengar rekam jejak kontroversial yang menodai integritas Kuntadi.
Sebaliknya, dia mengenal mantan Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung itu sebagai sosok sederhana, kalem, dan jauh dari hiruk pikuk.
“Sekelas dia rumahnya di gang sempit, catatan LHKPN kekayaannya cuma Rp3,6 miliar, dan itu fakta,” katanya,
Padahal, lanjut Iwan, Kuntadi malang melintang di lingkungan Kejaksaan serta beberapa kali memegang jabatan penting mulai Kajari, Direktur Penyidikan Jampidsus, Kajati, sampai Kepala BPA.
“Saya yakin isu receh itu tidak pengaruh, karena dia memang sosok tangguh, punya kapasitas dan integritas,” tutupnya.
(Fahmi Firdaus )