JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi insiden jatuhnya helikopter jenis WB Super Puma dengan nomor registrasi VH-HGM di Sungai Barito, Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan (Kalsel), saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minggu (8/11/2026).
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengungkapkan informasi tersebut berdasarkan laporan awal dari BPBD Kalsel dan Kantor SAR Banjarmasin.
"Helikopter tersebut merupakan helikopter angkut yang digunakan untuk mendukung operasi pemadaman Karhutla. Berdasarkan laporan awal, helikopter membawa tiga orang awak," ujar Berton saat konferensi pers virtual pada Minggu.
Dia menegaskan, hingga saat ini, dua awak helikopter, yaitu John Page dan Michael John Betteridge, telah ditemukan dalam kondisi selamat dan sedang mendapat perawatan medis.
Sementara satu awak lainnya atas nama Yayan Supriyansuri masih belum ditemukan. Proses pencarian intensif oleh tim gabungan dari unsur Basarnas, TNI Angkatan Udara, Polri, Babinsa, serta masyarakat setempat juga masih terus dilakukan.
"Sementara itu, satu orang awak lainnya yaitu Yayan Supriyansuri masih dalam pencarian. Sekaligus ini pembaharuan dari informasi kami sebelumnya, kami memberikan perhatian penuh terhadap upaya pencarian tersebut," tegasnya.