BANTUL - Ratusan pengunjung Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta, diserang ubur-ubur beracun atau yang disebut rawe. Tak hanya orang dewasa yang diserang ubur-ubur beracun itu, anak kecil pun ikut menjadi sasaran.
Sengatan yang terasa panas dan gatal membuat anak-anak menangis. Orang tua yang melihat anaknya menangis menahan sakit langsung membawa anaknya ke Posko SAR Pantai Parangtritis.
"Saya tidak tahu kalau saat ini baru musim ubur-ubur. Dua anak saya diserang ubur-ubur di bagian tangan saat bermain pasir di pantai," kata Mulyadi (40), wisatawan dari Bandung, Selasa (22/9/2009).
Peringatan dari Tim SAR akan adanya bahaya ubur-ubur beracun melalui pengeras suara tidak didengar karena jarak anaknya yang tengah bermain di pantai cukup jauh.
Komandan Tim SAR Pantai Parangtritis Suraya mengatakan, sejak pagi hingga siang wisatawan yang diserang ubur-ubur mencapai ratusan orang.
"Mereka langsung kita beri pertolongan dengan mengoleskan tumbukan cabai ke bagian badan yang diserang ubur-ubur beracun," ujarnya.
Pihaknya, kata Suraya, sudah memberikan peringatan melalui pengeras suara namun terkadang wisatawan tidak memperhatikannya sehingga banyak pengunjung yang terkena sengatan ubur-ubur beracaun.
"Bentuknya seperti balon berukuran kecil dan berwarna kebiru-biruan. Jika mengenai anggota badan maka akan terasa panas dan gatal. Bahkan perut bisa kejang karena menahan rasa sakit," tandasnya.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.