World Space Week, ITB Gelar Pameran Astronomi

Riani Dwi Lestari, Okezone · Selasa 25 Oktober 2011 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2011 10 25 373 519983 PlamYK4cEW.jpg foto: ist

BANDUNG - Peringatan pekan ruang angkasa sedunia tengah berlangsung, untuk itu, Institut teknologi Bandung (ITB) melalui Himpunan Mahasiswa Astronomi (Himastron) menggelar pameran astronomi.

Pameran hasil kerja sama ITB dengan Observatorium Bosscha dan Universe Aweareness (Unawe) tersebut, juga merupakan bagian dari acara Semesta Khatulistiwa yang diadakan dalam rangka maramaikan 60 tahun pendidikan astronomi di Indonesia, serta Dies Natalis Himastron ITB ke-46. Selain pameran, terdapat juga beberapa rangkaian acara lainnya seperti Kuliah Umum Arkeo-Astronomi, Astro Kids, dan Observasi Malam.

Ketua Pelakasana Zainuddin mengatakan, tujuan acara tersebut adalah untuk memasyarakatkan ilmu astronomi dan membuka mata masyarakat pada semesta, serta menunjukkan perkembangan astronomi di Indonesia selama 60 tahun ini.

"Untuk itu, kami juga mengundang sekolah-sekolah di Kota Bandung mulai dari SD, SMP, sampai SMA untuk berpartisipasi," ungkap Zainuddin, seperti dikutil laman ITB, Selasa (25/10/2011).

Pameran gratis tersebut  terbuka bagi semua kalangan dan tidak dipungut biaya. Pengunjung dapat menikmati hasil karya astrofotografi mahasiswa dan dosen Astronomi ITB, peta bintang raksasa, miniatur teleskop Indonesia, teleskop portable, instrumentasi astronomi, standing poster, miniatur planetarium, miniatur Tata Surya,

Daftar penelitian astronomi Indonesia, meurutnya, hingga saat ini, dan masih banyak lagi. Instrumentasi astronomi yang dipamerkan berasal dari Program Studi Astronomi sendiri dan sebagian lagi dari Observatorium Bosscha. Selain itu, pengunjung juga dapat menonton video-video astronomi yang ditayangkan.

Meskipun merupakan acara tahunan, Zainuddin menekankan bahwa pameran tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini, semua astrofotografi yang dipamerkan murni hasil karya mahasiswa dan dosen Astronomi ITB sendiri, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang masih menggunakan sumber-sumber dari luar.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini